Logo SMP St. Ignasius

Pisang goreng coklat

ESTER MAHARANI PUTRI BR. SINAGA   |   Lena Christina Sitanggang, S.Pd.,Gr.   |   TP 2025-2026   |   Semester 1

Viewer: 16

Latar Belakang


Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keberagaman budaya, termasuk dalam hal kuliner tradisional. Setiap daerah memiliki makanan khas yang mencerminkan identitas, sejarah, dan cita rasa lokal yang unik. Sayangnya, di tengah perkembangan zaman dan maraknya makanan cepat saji dari luar negeri, banyak makanan tradisional yang mulai terlupakan, terutama oleh generasi muda.

Salah satu makanan tradisional yang sederhana namun sangat populer di berbagai daerah adalah pisang goreng. Meski terlihat biasa, pisang goreng memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai makanan bernilai jual tinggi. Dengan inovasi rasa, kemasan, penyajian, dan strategi pemasaran yang kreatif, pisang goreng tidak hanya bisa tetap lestari, tapi juga mampu bersaing dengan jajanan modern.

Melalui kegiatan ini, saya ingin menunjukkan bahwa makanan tradisional seperti pisang goreng bukan hanya bagian dari warisan budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi dan dapat menjadi media promosi keberagaman Indonesia. Dengan memperkenalkan variasi pisang goreng dari berbagai daerah di Indonesia serta mengembangkan ide bisnis kreatif di baliknya, saya berharap bisa menginspirasi teman-teman sebaya untuk lebih menghargai dan melestarikan makanan tradisional kita.
Tujuan

1. Mengetahui cara membuat pisang goreng coklat sederhana.

2. Melatih siswa untuk membuat prediksi sebelum melakukan percobaan (Predict)

3. Mengamati secara langsung perubahan yang terjadi selama proses penggorengan (Observe).

4. Menjelaskan hasil percobaan berdasarkan pengamatan dan membandingkannya dengan prediksi awal (Explain).

5. Mengembangkan kreativitas siswa dalam mengolah makanan tradisional dengan inovasi tambahan coklat.

Konsep Kegiatan

Kegiatan ini menggunakan konsep learning cycle 

•Exploring : 23-28 Agustus 2025

•Planning :30 Agustus-4 September 2025

•Doing     :6-8 September 2025

•communicating :10-11 September 2025

•Reflecting :15 September 2025

Karakteristik Kegiatan
Kegiatan ini merupakan pembuatan makanan tradisional sederhana, yaitu pisang goreng, yang diberikan inovasi dengan tambahan coklat. Kegiatan dilakukan dengan metode Predict – Observe – Explain (POE) sehingga selain menghasilkan produk makanan, siswa juga belajar tentang perubahan fisika dan kimia yang terjadi dalam proses memasak.

Keunggulan Kegiatan

1. Mudah dilakukan karena bahan dan alat tersedia di sekitar.

2. Menghasilkan makanan tradisional dengan inovasi modern.

3. Menjadi sarana pembelajaran IPA (perubahan fisika & kimia) dan Prakarya (pengolahan makanan).

4. Menarik minat siswa karena rasa coklat yang disukai banyak orang.

5. Biaya terjangkau.