Logo SMP St. Ignasius

Masa, Kini, Nanti: Strategi Tanpa Batas

Puan Eldana Maharani Manurung   |   Dormauli Simarmata, S.Pd   |   TP 2025-2026   |   Semester 1

Viewer: 19

Foto Projek
Latar Belakang

Cerita fantasi adalah karya sastra yang digemari karena mampu membawa pembaca masuk ke dunia imajinasi. Kebanyakan cerita hanya menceritakan satu tokoh dalam satu masa waktu, sehingga alurnya terasa biasa. Oleh karena itu, kami mencoba membuat cerita fantasi dengan ide baru, yaitu tentang tiga tokoh dari tiga masa berbeda: masa lalu, masa kini, dan masa depan yang dipertemukan dalam satu universe. Cerita ini dipilih karena tema lintas waktu masih jarang ditemui di Indonesia, padahal banyak pembaca remaja menyukai fantasi, misteri, dan sains fiksi.


Cerita fantasi ini kami buat untuk menghadirkan bacaan yang lebih segar, menarik, dan tidak membosankan. Melalui kisah tiga tokoh tersebut, akan muncul berbagai konflik unik yang akhirnya saling terhubung. Dengan begitu, pembaca bisa melihat bahwa setiap masa memiliki peran penting dalam kehidupan. Harapannya, cerita fantasi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberi pesan bahwa masa lalu, masa kini, dan masa depan sama-sama penting untuk dipahami dan dijalani.

Tujuan

Tujuan Proyek Penulisan Cerita Fantasi:


1. Menumbuhkan kreativitas kami dalam membuat cerita yang berbeda dari biasanya.



2. Menghadirkan cerita fantasi yang menarik dan mudah dipahami oleh pembaca.



3. Menyampaikan pesan bahwa masa lalu, masa kini, dan masa depan memiliki peran penting dalam kehidupan.



4. Melatih kemampuan kami dalam menulis dengan alur yang teratur dan tokoh yang jelas.



5. Memberikan hiburan sekaligus pelajaran kepada pembaca melalui kisah fantasi lintas waktu.

Konsep Kegiatan

Konsep kegiatan yang kami jalankan adalah:




1. Perencanaan Ide → mencari tema, alur, tokoh, outline, dan pesan moral cerita.




2. Pembagian Tugas → setiap anggota kelompok punya bagian masing-masing, misalnya penulis, ilustrator cover, dan editor.




3. Proses Penulisan → mulai menulis bab demi bab sesuai rencana yang sudah dibuat.




4. Penyusunan Produk → menyatukan semua hasil kerja (teks, gambar cover, layout sederhana).




5. Menunjukkan Hasil Karya → memperlihatkan hasil draft novel kepada guru dan teman-teman.




6. Refleksi → menceritakan apa saja yang dipelajari, tantangan yang dihadapi, dan kesan selama membuat project.




Dengan konsep ini, kami bukan hanya menghasilkan novel, tetapi juga belajar disiplin, kerja sama, kreativitas, dan tanggung jawab.

Karakteristik Kegiatan
1. Disiplin
Belajar menepati jadwal menulis supaya novel bisa selesai tepat waktu.

2. Kreatif
Menulis fantasi butuh banyak imajinasi untuk bikin tokoh, dunia, dan cerita yang seru.

3. Kerja Sama
Bisa dikerjakan bareng-bareng. Ada yang nulis, ada yang gambar cover, ada yang bantu baca dan kasih saran.

4. Tanggung Jawab
Setiap anggota punya tugas masing-masing dan harus dikerjakan dengan baik.

5. Berani Berinovasi
Ceritanya harus beda dari yang lain, jadi pembaca nggak bosan.

6. Percaya Diri
Berani nunjukin hasil karya ke teman-teman atau guru.

7. Belajar Cari Solusi
Kalau ada masalah, misalnya bingung lanjutin cerita, bisa diskusi dan cari jalan keluarnya bersama.
Keunggulan Kegiatan

1. Mengasah Imajinasi

Bisa melatih kita untuk berpikir kreatif dan punya banyak ide baru.



2. Melatih Disiplin

Belajar mengatur waktu supaya tulisan bisa selesai tepat waktu.



3. Mudah Dikerjakan

Tidak butuh alat yang mahal, cukup buku, pulpen, atau laptop/HP untuk menulis.



4. Bisa Dikerjakan Bersama

Seru karena bisa kerja kelompok, saling bantu bikin cerita atau gambar.



5. Memberi Pengalaman Baru

Belajar bikin karya sendiri dan rasanya bangga kalau sudah selesai.



6. Mendidik dan Menghibur

Selain seru, novel fantasi bisa kasih pesan moral dan hiburan buat pembacanya.

Foto Doing

Tahap Doing

Foto Communicating

Tahap Communicating

Tahap Doing

Tahap Communicating