Viola Hannov G. Simanjuntak | Eni R S Sembiring, S.Ag | TP 2025-2026 | Semester 1
Viewer: 27
Di balik setiap luka, tersimpan kisah yang belum selesai—kisah tentang manusia yang jatuh, tapi dipeluk oleh kemuliaan Tuhan. “Dolor Amplexus a Gloria†adalah buku motivasi rohani yang lahir dari pergumulan jiwa, merangkai perih menjadi puisi kemuliaan dan menjadikan luka sebagai titik balik menuju pengharapan ilahi.
Dirancang dengan gaya narasi yang anggun, artistik, dan reflektif, buku ini menyatukan motivasi hidup dengan kedalaman spiritual. Ia bukan sekadar bacaan, melainkan pengalaman batin yang membangkitkan jiwa, menyentuh hati, dan memperlihatkan bahwa di balik kesakitan, ada tangan Tuhan yang menutupinya dengan keagungan.
Proyek ini menyasar mereka yang mencari kekuatan sejati : kekuatan yang tak hanya membangun, tetapi juga menyembuhkan. Inilah motivasi mewah dengan sentuhan langit—tempat di mana penderitaan dan kemuliaan bersatu dalam harmoni abadi
1. Memaknai Luka sebagai Kemuliaan, mengajak pembaca melihat penderitaan sebagai jalan menuju rencana Tuhan.
2. Memberi Motivasi yang Dalam dan Nyata, menyentuh hati melalui kisah dan pesan yang lahir dari pengalaman rohani.
3. Menghadirkan Bacaan yang Penuh Keagungan, menyajikan isi dan visual buku yang berkelas dan menyentuh jiwa.
4. Menguatkan Iman di Tengah Perih Hidup, menjadi teman spiritual bagi mereka yang sedang jatuh dan kehilangan arah.
5. Menggabungkan Seni, Sastra, dan Spiritualitas, menciptakan karya unik yang anggun dan bermakna tinggi secara rohani dan estetika.
Menghasilkan karya yang menarik, membantu orang lain untuk mengetahui tentang kesehatan mental, dan mengerjakan proyek sesuai dengar learning cycle, kemudian mengumpulkan proyek tepat waktu
Membuat buku motivasi yang disusun secara cukup lengkap mulai dari ciri ciri gangguan kesehatan mental tahap awal serta langkah langkah penanganannya. Isi buku ini dibagi dalam beberapa fase, yang dimulai dari fase menerima luka
Selain dapat membantu orang lain untuk mengetahui kondisi mental mereka dan membantu mereka memperbaiki perasaan yang buruk, kami sebagai penulis menjadi tau mengenai kesehatan mental
Tahap Communicating