CLAUDYA FRANSISKA WATY MALAU | Amelia Agustina, S.Pd | TP 2025-2026 | Semester 2
Viewer: 10
Tas tote bag ini dirancang dengan mengangkat unsur budaya Indonesia melalui penggunaan kain batik sebagai bahan utama. Batik dipilih karena memiliki nilai seni dan mencerminkan identitas budaya bangsa, serta dapat dipadukan dengan desain yang modern. Selain itu, tote bag ini berfungsi sebagai tas guna ulang yang dapat menggantikan kantong plastik sekali pakai, sehingga mendukung penerapan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai pelengkap, proyek ini menghadirkan blind box berisi kejutan berupa gantungan boneka fauna endemik Indonesia. Konsep blind box dipilih karena sesuai dengan tren masa kini, khususnya di kalangan anak muda yang menyukai unsur kejutan dan koleksi. Melalui konsep ini, kami berharap dapat mengenalkan kekayaan fauna Nusantara dengan cara yang menarik, edukatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Adapun tujuan projek kami yaitu untuk mengurangi sampahplastik melalui inovasi Tote Bag Budaya;
1.Mengurangi penggunaan plastik dengan tote bag budaya Indonesia sebagai tas guna ulang yang ramah lingkungan.
2.Memperkenalkan budaya Indonesia melalui kain batik dengan desain yang modern.
3.Mengenalkan fauna endemik Indonesia lewat blind box yang menarik dan edukatif.
4.Menarik minat anak muda terhadap produk lokal yang sesuai dengan tren masa kini.
Konsep kegiatan kami adalah memanfaatkan kain batik sebagai produk tas guna ulang serta menghadirkan blind box fauna endemik Indonesia untuk menumbuhkan kepedulian terhadap budaya dan lingkungan.
Membuat tote bag dari kain batik yang ramah lingkungan serta blind box berisi fauna endemik Indonesia yang dikemas secara modern dan menarik.
Menggabungkan unsur budaya, kepedulian lingkungan, dan tren masa kini melalui tote bag batik dan blind box gantungan boneka fauna Nusantara dengan berbagai jenis.