RAHEL ABIGAIL SIAGIAN | Dorayanti Lumbangaol, M.Pd | TP 2025-2026 | Semester 1
Viewer: 17
Kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan tren dan gaya hidup generasi muda saat ini. Remaja masa kini sangat terpengaruh oleh konten kuliner yang viral di media sosial, seperti Tiktok,Instagram, dan Youtube, sehingga cenderung menyukain makanan yang tidak hanya lezat tetapi juga memiliki tampilan menarik dan “instagrammableâ€. Selain itu, kebanyakan remaja menginginkan makanan yang praktis, mudah dibuat, dan tidak memakan banyak waktu, mengingat kesibukan remaja dengan sekolah, ekstrakurikuler, atau bahkan hobi digital.
Faktor kesehatan juga mulai menjadi pertimbangan, di mana banyak remaja ingin makanan yang bergizi namun tetap kekinian, seperti smoothie bowl, sushi rendah kalori, atau camilan tinggi protein. Namun, budget yang terbatas juga menjadi tantangan, sehingga resep yang dibuat harus menggunakan bahan-bahan terjangkau namun tetap kreatif, seperti martabak, ramyeon dengan tambahan topping ala kafe.
1. Mampu memahami konsep dasar dari resep makanan.
2. Dapat mendeskripsikan pengertian sebuah resep makanan.
3. Dapat berpikir kreatif dalam membuat resep makanan.
4. Dapat memilih tema dengan kreativitas.
Mengerjakan proyek secara teliti, mengerjakannya sesuai dengan prosedur “Learning Cycle†yang telah dibuat dan menyelesaikan proyek tepat waktu.
a. Membangun ide/cara baru yang sudah ada. (Creativity)
b. Melakukan tugas dan pekerjaan sesuai dengan waktu, penggunaan resources dan produser yang telah disepakati. (Responsibility)
c. Selalu menunjukkan usaha untuk mencapai target yang telah ditentukan. (Enthusiasm)
d. Perpektif (Thinking differently)
1. Mengasah kemampuan memasak dengan nyata
2. Meningkatkan kemandirian
3. Mendorong pola makan sehat
Tahap Doing
Tahap Communicating